Fahriansyah, Aditya (2026) Pengaruh Self Esteem Terhadap Forgiveness Pada Remaja Akhir Yang Mengalami Putus Cinta Di Karawang. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 6 (2). ISSN 2775-7269
1. File Judul_260055_21416273201195_Aditya Fahriansyah.pdf
Download (532kB)
2. Daftar Isi_260055_21416273201195_Aditya Fahriansyah.pdf
Download (275kB)
3. Artikel jurnal_260055_21416273201195_Aditya Fahriansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (482kB)
4. Lampiran_260055_21416273201195_Aditya Fahriansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Masa remaja akhir merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan emosional dalam hubungan romantis. Pada tahap ini, hubungan percintaan sering kali menjadi sumber kebahagiaan sekaligus kerentanan psikologis. Ketika hubungan tersebut berakhir, tidak sedikit remaja akhir yang mengalami tekanan emosional seperti kesedihan mendalam, kekecewaan, kemarahan, hingga perasaan menyalahkan diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah self esteem berpengaruh terhadap forgiveness pada remaja akhir yang mengalami putus cinta. Forgiveness merupakan upaya untuk meredam emosi negatif seperti dorongan membalas dendam dan kecenderungan untuk menjauh, sekaligus mendorong keinginan memperbaiki dan menjalin kembali hubungan secara damai. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain kausalitas. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling, dengan metode snowball sampling atau bola salju. Jumlah sampel sebanyak 204 remaja akhir yang berusia 19-21 tahun dan berasal dari Kabupaten Karawang. Data dikumpulkan menggunakan dua skala, yaitu Transregression Related Interpersonal Motivation (TRIM) Inventory milik McCullough yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia, dan skala Rosenberg Self Esteem Scale (RSES) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa self-esteem berpengaruh signifikan terhadap forgiveness, self-esteem tersebut berpengaruh positif secara signifikan terhadap forgiveness dengan kontribusi sebesar 24,7%. Artinya, jika individu remaja akhir yang mengalami putus cinta memiliki pengaruh self esteem yang positif dengan kategorisasi yang tinggi, maka individu tersebut mampu memiliki forgiveness.
Kata kunci: Forgiveness; Self Esteem; Remaja Akhir; Putus Cinta
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 02:00 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 02:00 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6278 |
