Bangie, Exelby Valen Putra (2024) Pengaruh Fintech Lending Terhadap KesehatanKeuangan Karyawan di Kabupaten Karawang. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6 (9). ISSN 2656-4351
1 COVER_240295_20416261201260_Exelby Valen Putra Bangie.pdf
Download (735kB)
2 DAFTAR ISI__240295_20416261201260_Exelby Valen Putra Bangie.pdf
Download (48kB)
3 ARTIKEL_240295_20416261201260_Exelby Valen Putra Bangie.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
4 LAMPIRAN_240295_20416261201260_Exelby Valen Putra Bangie.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Seiring perkembangan zaman yang cepat, setiap orang dari berbagai kalangan, terutama karyawan, sangat membutuhkan pengelolaan keuangan yang tepat dan efisien. Orang-orang yang lebih suka menghabiskan lebih banyak uang daripada yang mereka bisa bayar. Karena hampir semua produk keuangan saat ini berbasis informasi, digitalisasi berdampak besar pada industri jasa keuangan. Istilah fintech atau financial technology muncul sebagai hasil dari transformasi layanan keuangan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi informasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh fintech lending terhadap kesehatan keuangan karyawan di Kabupaten Karawang. Fintech lending, sebagai inovasi layanan keuangan digital, diharapkan mampu meningkatkan kesehatan keuangan individu. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech lending tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan keuangan karyawan. Hal ini terlihat dari nilai t hitung sebesar 1,722 yang lebih rendah dari t tabel sebesar 1,987, serta nilai signifikansi sebesar 0,088 yang lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, tidak terdapat bukti statistik yang cukup untuk mendukung hipotesis bahwa fintech lending secara signifikan memengaruhi kesehatan keuangan karyawan. Selain fintech lending, kesehatan keuangan karyawan juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pendapatan, manajemen utang, literasi keuangan, dan kebiasaan konsumsi. Faktor-faktor ini perlu diperhatikan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai kesehatan keuangan karyawan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan fintech yang lebih relevan dan edukasi keuangan bagi karyawan untuk meningkatkan literasi dan manajemen keuangan. Selain itu, perusahaan dapat berperan lebih aktif dalam mendukung kesehatan keuangan karyawan melalui program-program kesejahteraan finansial. Penelitian ini juga menyarankan agar studi lanjutan mengeksplorasi variabel lain yang mungkin lebih berpengaruh terhadap kesehatan keuangan, seperti literasi keuangan, tingkat pendapatan, atau kebiasaan pengelolaan uang.
Kata kunci: Kesehatan keuangan, Manajemen keuangan pribadi, Fintech lending.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Management |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 04 May 2026 08:54 |
| Last Modified: | 04 May 2026 08:54 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6261 |
