Harahap, Desy Fitriani Fauziah (2025) Pengendalian Risiko PadaLine Passive Assembly Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Perusahaan Manufaktur Di Karawang. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 FILE JUDUL_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Download (506kB)
2 ABSTRAK_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Download (153kB)
3 DAFTAR ISI_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Download (454kB)
4 BAB I_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Download (303kB)
5 BAB II_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Restricted to Registered users only
Download (801kB)
6 BAB III_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Download (612kB)
7 BAB IV_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Restricted to Registered users only
Download (802kB)
8 BAB V_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Download (145kB)
9 DAFTAR PUSTAKA_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Download (250kB)
10 LAMPIRAN_250097_21416226201169_Desy Fitriani Fauziah Harahap.pdf
Restricted to Registered users only
Download (70kB)
Abstract
Industri manufaktur modern menghadapi tantangan risiko operasional yang dapat memengaruhi keselamatan kerja, kualitas produk, dan produktivitas. Bagian Passive Assembly di perusahaan manufaktur karawang menunjukkan adanya ketidaksesuaian target dan realisasi produksi, tingginya produk cacat (NG), serta potensi kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memetakan, dan memitigasi risiko yang muncul dalam proses produksi dengan fokus pada aspek K3, kualitas, PPIC, dan produktivitas. Metode yang digunakan adalah Interpretive Structural Modeling (ISM) untuk menganalisis hubungan hierarkis antar risiko, serta House of Risk (HOR) untuk menentukan prioritas agen risiko dan strategi mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama terletak pada mesin trouble dan kecelakaan kerja sebagai faktor penggerak (driver). Agen risiko dominan dengan nilai ARP tertinggi adalah cacat produk (A4) sebesar 1.512. Strategi mitigasi prioritas adalah sistem double check, akar masalah defect, serta re-training operator. Penelitian menyimpulkan bahwa pengendalian risiko harus dimulai dari aspek fundamental yaitu mesin dan keselamatan kerja, karena pengendalian yang efektif pada level dasar mampu menurunkan risiko turunan, sehingga kualitas, keselamatan, dan produktivitas dapat tercapai secara konsisten.
Kata Kunci: Mitigasi Risiko, House of Risk, Interpretive Structural Modeling, Passive Assembly, Proses Produksi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 06:53 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 06:53 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6091 |
