Bagaskara, Dimas Ali Muharam (2025) Analisis Penilaian Kinerja Karyawan di Konveksi Jakarta Barat. Diploma thesis, UBP Karawang.
1 File Judul_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Download (440kB)
2 File Abstrak_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Download (382kB)
3 File Daftar Isi_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Download (242kB)
4 BAB I_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Download (232kB)
5 BAB II_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (488kB)
6 BAB III_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Download (259kB)
7 BAB IV_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (658kB)
8 BAB V_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Download (321kB)
9 Daftar Pustaka_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Download (407kB)
10 Lampiran_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11 Artikel_250048_20416226601269_Dimas Ali Muharam Bagaskara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (738kB)
Abstract
Stres kerja merupakan kondisi yang umum dialami oleh pekerja, terutama di kota besar seperti Jakarta. Stres kerja dapat membantu memotivasi individu dalam menghadapi dan mengatasi tantangan yang ada. Namun, jika stres tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti kelelahan, kecemasan, dan depresi, serta masalah fisik seperti sakit kepala dan gangguan tidur Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan konveksi di Jakarta Barat menggunakan metode regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif, meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Hasil analisis menggunakan software IBM SPSS menunjukkan bahwa stres kerja hanya memengaruhi kinerja karyawan sebesar 2,2%, sedangkan 97,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar stres kerja. Untuk mengidentifikasi penyebab lainnya, digunakan metode Fishbone dan Failure Modes and Effects Analysis (FMEA), yang menghasilkan 4 (empat) faktor utama penurunan kinerja, yaitu jam kerja tinggi (32,36%), konflik antar karyawan (25,89%), pencahayaan dan ventilasi udara yang buruk (20,14%), serta reward yang terbatas (19,42%). Selanjutnya, pendekatan 5W+1H digunakan untuk merumuskan strategi perbaikan guna meningkatkan kinerja karyawan di lingkungan kerja konveksi.
Kata kunci: Stres Kerja, Kinerja Karyawan, Konveksi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan UBP Karawang |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 06:45 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 06:45 |
| URI: | http://repository.ubpkarawang.ac.id/id/eprint/6083 |
